SPONSOR

header ads

ENTUT NYASAR, PANDU IA KELUAR DENGAN BAHAGIA

ENTUT NYASAR

... “ kenapa ? “

“ ini ENTUT NYASAR mungkin “ katanya.

“ mungkin yah...? bisa jadi ini entut baru dan nggak tahu arah dan nggak tahu jalan yang mana ia harus keluar ? “ kami tertawa...

Yah, itu entut yang nyasar buat kau mringas mringis, pasti nggak enak kalau kamu merasa bahwa perutmu kembung, dan rasanya ada udara yang hilir mudik perutmu, tegang, melilit dan lain sebaginya.

Demikian juga dengan “EMOSI”, tentu itu sama halnya dengan entut yang ada dalam perutmu, tapi ini yang hilir mudik adalah sesuatu yang kau anggap masalah, hal yang buat kau merasa tersakiti, merasa tidak nyaman atau apalah namanya.

“ ya...., semua orang merasakan hal yang sama ko !, menariknya bisa jadi saat kau keluarkan seluruh unek unekmu itu, masalahmu atau penderitaanmu itu maka kamu akan merasakan plong !!!...., lega... dan nyaman “

“benar begitu ?, rasanya sama seperti kau NGENTUT keras setelah kau merasakan bahwa ENTUTmu TERJEBAK di perut mu itu ? “ hahahahaha pasti rasanya plong..., nyaman dan lega....

HAIIIT !!!!, STOP !!!

Cara diatas memang benar adanya, tapi seringkali kau lupa tidak semua orang mengerti apa yang kau rasakan, dan tidak semua orang tahu akan ENTUT NYASAR mu yang buat kau menderita dan bahkan tak bisa tidur dan makan loh...

Artinya... berkemungkinan kau keluarkan ENTUT mu itu dengan EMOSI, dengan terlalu berlebihan dan melebih lebihkan, sehingga menyakiti orang lain disekitarmu, sehingga membuat orang lain seperti dipaksa menerima perasaan yang tidak nyaman yang kau rasakan.

Demikian juga Emosimu... isi pikiranmu yang saat ini kau simpan dan simpan rapat, bisa jadi memang benar dengan cara menumpahkannya kau akan mendapatkan rasa lega dan nyaman (Plong), tapi inggat saat semua disampaikan dengan kondisi yang tidak nyaman, dengan kondisi yang lelah..., bisa jadi kita juga akan mengeluarkan emosi berlebihan yang akan melukai dan menyakiti orang lain.

Artinya... bisa jadi kita harus belajar menjadi cerdas cara memandu entut biarr keluar dengan normal saat ia tersesat dalam perut, bisa jadi kita perlu belajar bijak saat mengeluarkan emosi dalam diri untuk membantunya lepas dan keluar dengan normal, tanpa harus melukai atau tidak sengaja melukai banyak pihak.

“ Tidak ada orang jahat yang benar benar jahat, pasti ia punya alasan yang membuat nya melakukan itu dan bisa jadi baginya itu bukan kejahatan tapi sisi lain yang membuatnya merasa puas untuk melepaskan emosinya “ Aziz Amin.


#muhasabahdiri
#wetengekembung

Posting Komentar

0 Komentar